Apakah Kopi Memiliki Manfaat Kesehatan?

Jika Anda pernah melihat “My Big Fat Greek Wedding”, Anda akan tahu bahwa karakter ayah bersumpah bahwa Windex adalah solusi untuk setiap penyakit. Demikian pula, kopi, beberapa orang akan bersumpah, adalah ramuan kehidupan. Sedemikian rupa sehingga aroma kopi yang manis menggelitik banyak orang yang bangun tidur di pagi hari. Lupakan jam alarm, mesin kopi samping tempat tidur adalah cara untuk membuat saya bangun dari tempat tidur.

Kopi adalah bagian intrinsik dari cara hidup kita sehingga tidak ada hari berlalu tanpa kita memberi penghormatan kepada kafe lokal, atau paling buruk, pembuat kopi kantor. Tapi kegilaan (err, kecanduan) terhadap kopi ini tidak terlalu buruk. Selain gigi yang sesekali bernoda kopi, manfaat kopi bagi kesehatan semakin membuktikan kecintaan para pecandu kopi terhadap kopi. Tidak diragukan lagi, kopi sudah dekat dan disukai jutaan orang di seluruh dunia, tetapi inilah saatnya untuk mengesampingkan emosi dan mendiskusikan fakta empiris tentang kopi dan Kopi Sumatera pengaruhnya terhadap tubuh; jika tidak ada alasan lain selain memberi lebih banyak alasan bagi pecinta kopi untuk meminumnya.

Secara ilmiah, senyawa yang terdapat dalam kopi memiliki efek sebagai berikut:

Bertindak sebagai Stimulan: Kandungan kafein dalam kopi membuatnya menjadi stimulan yang terkenal. Tidak hanya berinteraksi dengan sistem saraf, tetapi juga mengatur fungsi usus, tekanan darah, dan ukuran saluran napas. Secara keseluruhan, ini mengarah pada perasaan waspada setelah mengonsumsi kopi, tetapi juga dapat mengganggu tidur, dan menyebabkan kecemasan dan kegugupan.

Berpotensi Menyebabkan Mulas: Keluhan umum dari peminum non-kopi adalah bahwa mereka kadang-kadang mengalami mulas. Ada kebenarannya karena semua jenis kopi, bahkan kopi tanpa kafein terkadang menyebabkan produksi asam lambung.

Fitur Diuretik: Kafein menyebabkan ginjal memproduksi urin untuk membantu mengeluarkan kelebihan cairan dari tubuh. Dalam beberapa kasus, sangat efektif sebagai diuretik, bahkan dapat menyebabkan dehidrasi ringan.

Meningkatkan Fungsi Otak: Studi terbaru menunjukkan bahwa peminum kopi berat, mereka yang mengonsumsi 5-6 cangkir per hari memiliki peluang lebih rendah untuk terkena penyakit Alzheimer daripada Kopi Mandailing mereka yang minum 2-3 cangkir.

Sebagai alternatif, beberapa profesional kesehatan menyatakan bahwa penggunaan kafein secara teratur menyebabkan masalah kesehatan yang signifikan termasuk masalah perut, penyakit kandung empedu, dan bahkan beberapa bentuk kanker. Namun penelitian ini tidak cukup meyakinkan untuk mengatakan bahwa kafein berbahaya bagi pasien jantung atau wanita hamil. Secara keseluruhan, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan tentang efek negatif kopi. Satu studi tentang hubungan kopi dan kanker pankreas didiskreditkan sebagai studi yang cacat. Jadi jelas, masih banyak penelitian yang harus dilakukan.

Selain efek stimulasinya, kopi dikenal memiliki karakteristik terapeutik berikut:

Merangsang Napas: Orang yang baru saja menjalani operasi terkadang diobati dengan kafein untuk membantu merangsang pernapasan. Teknik ini terkadang bahkan digunakan untuk bayi prematur. Selanjutnya, para peneliti telah menunjukkan bahwa kafein melebarkan saluran udara, sederhana membantu pasien asma. Untuk alasan ini, asupan kafein harus dihindari sebelum tes pernapasan agar tidak menutupi sementara kelainan pernapasan yang mungkin dimiliki pasien.

Mengobati Sakit Kepala : Bahan umum dalam obat pereda nyeri yang dijual bebas adalah acetaminophen, aspirin, dan bahkan kafein. Ini mungkin karena beberapa sakit kepala terkait dengan penarikan kafein.

Mencegah Penyakit: Para peneliti menyimpulkan bahwa asupan kopi moderat dapat mengurangi risiko diabetes, kanker prostat, penyakit Alzheimer, batu ginjal, dan bahkan depresi. Tak perlu dikatakan, mempertahankan gaya hidup sehat termasuk aktivitas fisik dan makan banyak buah dan sayuran juga merupakan faktor kunci.

Untuk meringkas, sementara kopi memang memiliki risiko kesehatan kecil, manfaat besar tidak dapat diabaikan.

 

Leave a Comment